ansyar2479
Belajar Bersama, Berbagi Ilmu Pengetahuan
Minggu, 11 September 2016
Kamis, 08 September 2016
Soal latihan Pai Bab 3 kelas xi
LPIMTIHAN
Berilah tanda silang (x) pada huruf a, b, c, d, atau e pads jawaban yang benar!
1. Kata rasul menurut bahasa mempunyai arti ....
A. orang suci d. wakil Allah
B. utusan e. risalah
C. surah
2. Perbedaan antara rasul dengan nabi adalah ....
A. keduanya memiliki kitab yang berbeda
B. rasul wajib menyampaikan wahyu kepada umatnya, sedangkan nabi tidak
C. . nabi wajib menyampaikan wahyu kepada umatnya, sedangkan rasul tidak
D. rasul diberi kitab, sedangkan nabi tidak
E. rasul termaktub dalam Al Quran, sedangkan nabi tidak
3. Di bawah ini yang tidak termasuk sifat wajib bagi rasul adalah ....
A. Sidik d. fatanah
B. Khianat e. amanah
C. tablig
4. Seorang rasul harus mempunyai intelegensi atau kecerdasan yang tinggi, maka mustahil baginya bersifat ....
A. Amanah d. kitman
B. baladah e. tablig
C. fatanah
5. Jumlah rasul yang termaktub dalam Al Quran adalah ....
A. 313 d. 10
B. 114 e. 20
C. 25
6. Di bawah yang tidak termasuk rasul Ulul Azmi adalah Nabi ….
A. Ibrahim d. Nuh
B. Musa e. Ismail
C. Isa
7. Nabi Muhammad saw. Sebagai uswatun hasanah artinya menjadi ….
A. Pembawa kebenaran
B. Penyampai wahyu
C. Suri tauladan yang baik
D. Pemberi peringatan
E. Penegak keadilan
8. Dalam ajaran Islam, Nabi Isa tergolong sebagai ….
A. Tuhan d. Orang yang tidak wajib diimani
B. Tuhan umat Kristen e. Hamba Allah dan Rasul-Nya
C. Bukan utusan Allah
9. Cara beriman kepada rasul adalah dengan mengikuti jejak perbuatannya. Maksud perbuatan ini adalah ….
A. Fikih d. akhlak
B. Ibadah e. hadis
C. Tauhid
10. Mukjizat menurut bahasa artinya ….
A. Kesaktian d. Kehebatan
B. Yang melemahkan e. Membenarkan
C. Kehormatan
Berilah tanda silang (x) pada huruf a, b, c, d, atau e pads jawaban yang benar!
1. Kata rasul menurut bahasa mempunyai arti ....
A. orang suci d. wakil Allah
B. utusan e. risalah
C. surah
2. Perbedaan antara rasul dengan nabi adalah ....
A. keduanya memiliki kitab yang berbeda
B. rasul wajib menyampaikan wahyu kepada umatnya, sedangkan nabi tidak
C. . nabi wajib menyampaikan wahyu kepada umatnya, sedangkan rasul tidak
D. rasul diberi kitab, sedangkan nabi tidak
E. rasul termaktub dalam Al Quran, sedangkan nabi tidak
3. Di bawah ini yang tidak termasuk sifat wajib bagi rasul adalah ....
A. Sidik d. fatanah
B. Khianat e. amanah
C. tablig
4. Seorang rasul harus mempunyai intelegensi atau kecerdasan yang tinggi, maka mustahil baginya bersifat ....
A. Amanah d. kitman
B. baladah e. tablig
C. fatanah
5. Jumlah rasul yang termaktub dalam Al Quran adalah ....
A. 313 d. 10
B. 114 e. 20
C. 25
6. Di bawah yang tidak termasuk rasul Ulul Azmi adalah Nabi ….
A. Ibrahim d. Nuh
B. Musa e. Ismail
C. Isa
7. Nabi Muhammad saw. Sebagai uswatun hasanah artinya menjadi ….
A. Pembawa kebenaran
B. Penyampai wahyu
C. Suri tauladan yang baik
D. Pemberi peringatan
E. Penegak keadilan
8. Dalam ajaran Islam, Nabi Isa tergolong sebagai ….
A. Tuhan d. Orang yang tidak wajib diimani
B. Tuhan umat Kristen e. Hamba Allah dan Rasul-Nya
C. Bukan utusan Allah
9. Cara beriman kepada rasul adalah dengan mengikuti jejak perbuatannya. Maksud perbuatan ini adalah ….
A. Fikih d. akhlak
B. Ibadah e. hadis
C. Tauhid
10. Mukjizat menurut bahasa artinya ….
A. Kesaktian d. Kehebatan
B. Yang melemahkan e. Membenarkan
C. Kehormatan
Sabtu, 03 September 2016
MATERI PAI BAB III KELAS XII
Beriman kepada hari akhir (seringkali disebut hari
kiamat) bagi seorang muslim adalah wajib hukumnya. Hari akhir merupakan salah
satu rukun iman clan meyakini kehidupan akhirat tersebut adalah salah satu ciri
orang-orang yang bertakwa. Kita harus meyakini akan tibanya hari akhirat di
mana aural pada masa kehidupan manusia di dunia akan menemui pembalasan dengan
seadil-adilnya.
A. Fungsi Beriman kepada Hari Akhir
Peristiwa kiamat merupakan peristiwa
kehancuran dahsyat dan luar biasa yang tidak pernah terjadi sehelumnya. Al
Quran banyak menginformasikan keadaan yang akan dialami ketika kiamat itu
terjadi, antara lain sebagai berikut.
Artinya:
"Hari kiamat. Apakah hari kiamat itu? Tahukah kamu apakah hari kiamat
itu? Pada hari itu manusia seperti anai-anai yang bertebaran. Dan
gunung-gunungseperti bulu yang dihambur-hamburkan." (QS Al Qariah:
1-5)
Setelah kehidupan dunia yang fana ini
mengalami kehancuran di hari kiamat, semua manusia akan menghadapi
peristiwa-peristiwa besar yang pasti terjadi, yaitu peristiwa-peristiwa di
hari akhirat. Pembalasan yang seadil-adilnya dari Allah swt. atas perbuatan
baik maupun buruk manusia ketika hidup di dunia akan dijumpai di hari kiamat
sebagaimana firman Allah swt.
Artinya:
"Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarrah pun, niscaya dia
akan melihat balasannya. Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan seberat
zarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasannya) pula." (QS Az
Zalzalah: 7-8)
Melalui keimanan dan keyakinan akan
adanya hari akhir, manusia memiliki harapan akan kehidupan yang kekal dan penuh
dengan kenikmatan serta kebahagiaan yang hakiki. Dengan demikian, iman kepada
hari akhir mempunyai fungsi yang sangat penting, antara lain sebagai berikut.
1.
Sebagai
pemelihara diri dari perbuatan dosa karena manusia harus selektif dalam
berbuat, bertindak, dan beramal.
2.
Sebagai
pemacu semangat disiplin dan bertanggung jawab untuk menaati segala perintah
Allah swt. serta berusaha menjauhi segala yang dilarang-Nya semaksimal mungkin.
3.
Sebagai
penunjang kehidupan yang tenang dan tenteram karena telah melaksanakan ibadah
maupun muamalah.
4.
Akan
menjadi penyadaran bagi manusia yang lupa diri dan tenggelam dalam akan
kesenangan atau kepuasan duniawi. Kesenangan atau kepuasan tersebut bersifat
nisbi karena yang hakiki adalah menyelaraskan hidup duniawi dengan kehidupan
ukhrawi.
5.
Sebagai
pewujud akhlakul karimah dan menghilangkan sifat buruk yang ada pada manusia,
di antaranya egoisme, takabur, sombong, serakah, pemalas, dan kikir serta
berusaha memupuk kesadaran sosial sesuai dengan ajaran Islam.
Hikmah yang secara tersirat muncul dari
keimanan sebagai muslim sejati, pasti juga akan mempengaruhi seluruh sendi
kehidupan. Hikmah ini sangat penting karena secara luas juga akan mempengaruhi
dalam cara memandang kehidupan manusia dan seluruh makhluk di alam ini.
Beberapa hikmah tersebut antara lain dapat diuraikan sebagai berikut.
1.
Manusia
tidak hidup di dunia ini selamanya. Oleh karena itu, manusia hendaknya
senantiasa menabung amal saleh sebagai bekal untuk kehidupan di akhirat kelak.
2.
Manusia
tidak boleh berlaku sewenang-wenang selama hidup di dunia karena segala amal
perbuatan pasti akan mendapat balasannya di akhirat kelak, tanpa kecuali.
3.
Allah
Maha adil dan setiap perbuatan akan mendapat balasan yang setimpal. Dengan kata
lain, semua perbuatan akan mendapat balasan dari Sang Maha Pemberi Balasan.
4.
Kaum
mukmin harus selalu ingat bahwa hari kiamat pasti akan terjadi dan kita harus
senantiasa siap setiap saat menghadapi kedatangannya.
5.
Iman
kepada hari akhir akan membuat kita memahami akan anti dan tujuan hidup di
dunia. Dengan memahami hal tersebut, kita tidak akan pernah kehilangan arah dan
dapat memelihara sikap hidup yang positif serta optimis.
6.
Dengan
beriman kepada hari akhir, kita bisa menerima segala ketentuan Allah dengan
ikhlas. Allah tidak pernah menciptakan segala sesuatu dengan sia-sia. Oleh
karena itu, kita harus yakin bahwa setiap manusia memiliki misi dan tujuan
dalam kehidupannya serta akan mendapat ganjaran atas usahanya tersebut.
TUGAS
Apakah
Anda merasakan pengaruh keimanan terhadap hari akhirat pada diri Anda? Berilah
salah satu contohnya dan jelaskanlah!
B. Macam-Macam Kiamat
1.
Kiamat
Sugra
Kiamat sugra adalah kiamat kecil, yaitu
berakhirnya kehidupan semua mahluk yang bernyawa dalam skala kecil, contohnya
kematian. Setiap manusia pasti akan mengalami kematian sebagaimana firman Allah
swt.
Artinya:
"tiap-tiap yang bernyawa pasti akan mengalami kematian dan sesungguhnya
pahala kamu akan disempurnakan pada hari kiamat." (QS Ali Imran: 185)
Kemudian dalam
frman-Nya yang lain menyatakan sebagai berikut.
Artinya:
"Semua yang ada di bumi itu akan binasa. Dan tetap kekal Zat Tuhanmu
yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan." (QS Ar Rahman: 26-27)
Apabila kita perhatikan ayat-ayat
tersebut, maka semua makhluk, termasuk manusia akan mengalami kebinasaan. Hal
yang harus kita sadari adalah bahwa tidak akan ada satu makhluk pun yang lolos
dari kematian. Kematian tidak mengenal usia, tua, rnuda, anakanak, dewasa,
sehat maupun sakit. Apabila telah sampai ajal, tidak ada yang bisa mengundurkan
ataupun memajukannya. Sebagaimana firman Allah swt.
Artinya:
"Tiap-tiap umat mempunyai ajal, maka apabila telah datang ajalnya,
mereka tidak dapat mengundurkannya barang sedikitpun dan tidak dapat (pula)
memajukannya."
(QS Al Araf: 34)
Manusia yang mengalami kematian (kiamat
sugra) sebelum datangnya hari akhir akan berada di alam barzakh. Alam barzakh
adalah suatu tempat di antara dunia dan akhirat sebagai tempat berkumpulnya
semua manusia yang telah meninggal dunia.
2.
Kiamat
Wusta
Kiamat wusta adalah kiamat pertengahan
yang peristiwanya secara kolektif dan lokal mengakibatkan banyak korban, balk
jiwa inaupun harta, misalnya bencana gunung meletus, banjir, gempa bumi,
kebakaran hutan, dan lain sebagainya. Kiamat wusta merupakan peringatan Allah
swt. kepada umat manusia yang sudah mulai lalai dan banyak melupakan Allah swt.
Bahkan, kiamat wusta lebih dekat kepada azab Allah swt. yang ditimpakan kepada
suatu umat atau kelompok manusia yang kerap kali melupakan dan melanggar
aturan-aturan Allah swt. Firman Allah swt.
Artinya:
"Tetapi mereka berpaling, maka Kami datangkan kepada mereka banjir yang
besar dan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi (pohonpohon)
yang berbuah pahit pohon atsl dan sedikit dari pohon sidr." (QS Saba:
16)
Kemudian Rasulullah saw bersabda yang
maknanya adalah "Diriwayatkan dari Ibnu Umar ra., Rasulullah saw.
pernah bersabda, "Seandainya Allah menurunkan azab kepada suatu bangsa,
maka azab itu akan menimpa semuanya tanpa pandang bulu dan kemudian Dia akan
membangkitkan kembali mereka dan mengadili mereka sesuai dengan perbuatannya.
"
Dari kedua dalil
naqli tersebut, akan terjadi pula kiamat wusta (pertengahan) yang bertujuan
untuk memberi peringatan agar tnanusia mau menyadari perbuatannya yang
melanggar aturan-aturan Allah swt. dan meinbuat mereka kembali kepada jalan
yang benar. Firman Allah swt.
ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ
بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا
لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ ﴿41﴾
Artinya:
"Telah tampak keusakan di darat dan di laut disebabkan perbuatan tangan
manusia supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka
agar mereka kembali (ke jalan yang benar)." (QS Ar Rum: 41)
RISALAH
Ada
banyak hadis yang menyatakan bahwa Imam Mahdi akan datang di akhir zaman dan
sebagian besar pada ulama menyatakannya sebagai hadis mutawatir. Iman Mahdi
adalah pembimbing keselamatan pada akhir zaman. Istilahnya berakar dari kata
yada-yahdi yang berarti membimbing atau memberi petunjuk. Keyakinan ini berakar
kuat di kalangan muslim, baik Suni (Ahlusunah wal jamaah) maupun Syiah.
3.
Kiaina kubra
Kiamat kubra adalah peristiwa yang amat
besar. karena pada saat itu dengan qudrat dan iradat-Nya, alam semesta beserta
isinya akan hancur lebur, Kiamat kubra merupakan rahasia Allah swt. dan akan
datang secara tiba-tiba. Allah swt. berfirman:
Artinya:
"Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu. Sesungguhnya kegoncangizn
pada hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang amat besar (dahsyat). "
(QS Al Hajj: 1)
Dalam sebuah hadis dikisahkan bahwa
Malaikat Jibril berdialog dengan Rasulallah. saw. yang isinya tentang waktu
terjadinya kiamat sebagai berikut.
قاَلَ مَتَى السَّاعَةُ قَالَ
مَاالْمَسْئُوْلُ عَنْهَابِاَعْلَمَ مِنَ السَّائِلِ (رواه البخارى)
Artinya:
"Wahai Muhammad, kapankah akan terjadinya kiamat?" Rasulullah
menjcawab, "Orang yang berta.nya lebih tahu daripada orang yang
ditanya." (HR Bukhari)
Kemudian dalam firman
Allah dinyatakan sebagai berikut.
Artinya:
"Dan bahwasanya saat kiamat itu pasti datang dan akan Aku rahasiakan
untuk memberi pembalasan kepada setiap diri menurut apa yang telah
diusahakannya." (QS Taha: 15) .
Dari dalil-dalil naqli di atas, kiamat
kubra pasti akan terjadi dan merupakan peristiwa yang amat dahsyat, terjadi
secara tiba-tiba, dan menjadi rahasia Allah swt.
DISKUSI
Sebagai
seorang muslim, apakah yang Anda persiapkan dalam menghadapi hari akhirat?
Apakah Anda merasa cukup dalam melakukan amal kebajikan? Mengapa? Jelaskan -dan
berikan alasannya!
C. Dalil Naqli tentang Hari Kiamat
Beberapa ayat Al Quran berikut ini
merupakan dalil-dalil yang menjamin bahwa hari kiamat pasti terjadi. Dengan
adanya dalil-dalil ini, hendaknya semakin menambah keyakinan kita akan hari
akhirat dan menambah semangat dalam beramal kebajikan karena segala aural
perbuatan pasti akan mendapat balasan yang setimpal.
1.
Surah Az Zalzalah
Ayat 1-2
Artinya:
“Apabila bumi digoncangkan dengan goncangan yang amat dahsyat. Dan bumi
telah mengeluarkan beban-beban berat yang dikandungnya." (QS Az
Zalzalah: 1-2)
2.
Surah
Al Qariah Ayat 1-5
Artinya:
“Hari kiamat. Apakah hari kiamat itu? Tahukah kamu apakah hari kiamat itu?
Pada hari itu manusia seperti anai-anai yang beterbangan. Dan gunung-gunung
seperti bulu yang dihambur-hamburkan." (QS Al Qariah: 1-5)
3.
Surah Al Waqi'ah Ayat
1-6
Artinya:
“Apabila terjadi hari kiamat. Terjadinya (kiamat) itu tidak bisa disangkal.
(Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan) yang
lain. Apabila bumi digoncangkan sedahsyat-dahsyatnya. Dan gunung-gunung
dihancurkan sehancurhancurnya. Maka jadilah dia debu yang beterbangan."
(QS Al Waqiah: 1-6)
4.
Surah AI Qiyamah Ayat
6-10
Artinya:
"Ia bertanya: 'Bilakah hari kiamat itu?"Maka apabila mata
terbelalak (ketakutan). Dan apabila telah hilang cahayanya. Dan matahari serta
bulan dikumpulkan. Pada hari itu manusia berkata, "Kemana tempat
lari?" (QS Al Qiyamah: 6-10)
TUGAS
Carilah
minimal sepuluh contoh kejadian yang terkait dengan peristiwa hari kiamat
sebagai acuan (dalil aqli) bahwa hari itu pasti terjadi!
D. Tanda-Tanda Terjadinya Kiamat
Karena kiamat merupakan rahasia Allah
swt. dan datangnya pasti secara tiba-tiba, maka Islam memberikan tanda-tanda
terjadinya kiamat. Dalam beberapa hadis, Rasulullah saw. menjelaskan
tanda-tanda terjadinya kiamat adalah sebagai berikut.
1.
Ketika
seorang budak perempuan melahirkan anak majikannya.
2.
Ketika
para pengembala unta-unta hitam mulai bersaing dengan yang lainnya di atas
konstruksi gedunggedung yang tinggi.
3.
Lenyapnya
ilmu pengetahuan dan meluasnya kebodohan.
4.
Meluasnya
perilaku minum berbagai minuman keras.
5.
Masa
atau waktu terasa amat pendek.
6.
Munculnya
Dajjal.
7.
Terbitnya
matahari dari arah barat.
Terjadinya tanda-tanda akan tiba hari
kiamat atau hari akhir merupakan sebuah proses yang panjang. Manusia tidak
dapat mengira-ngira serta memprediksi terjadinya peristiwa besar tersebut. Hal
itu menunjukkan bahwa hari terjadinya kiamat benar-benar merupakan hal yang wajib
diimani oleh setiap muslim. Seorang muslim yang mengimani hari kiamat tentu
akan mempersiapkan dirinya untuk lebih banyak beramal saleh sebagai konsekuensi
dan tanggung jawab makhluk Allah swt. yang diperintahkan untuk beribadah hanya
kepadaNya.
DISKUSI
Carilah sebuah artikel di media massa, seperti koran,
majalah, atau internet yang mengungkapkan adanya fakta-fakta mengenai
tanda-tanda terjadinya hari kiamat! Bagaimana Anda menyikapinya? Jelaskan!
E. Beberapa Peristiwa yang Terjadi di Hari
Kiamat
Beberapa peristiwa yang akan terjadi
pada hari akhirat antara lain sebagai berikut.
1.
Yaumul
Baas
Yaumul Baas adalah
suatu saat di mana semua mahluk yang bernyawa dan berakal akan dibangkitkan
setelah mengalami kematian atau kiamat. Semua manusia pasti akan dihidupkan dan
dibangkitkan kembali oleh Allah swt. untuk dimintai pertanggungjawabannya
selama hidup di dunia. Firman Allah swt.
Artinya:
“Mereka bersumpah dengan nama Allah dengan sumpah yang sungguh-sungguh,
“Allah tidak akan membangkitkan orang yang mati” (Tidak demikian, bahkan pasti
Allah akan membangkitkannya) sebagai suatu janji yang benar dari Allah. Akan
tetapi, kebanyakan manusia tidak mengetahui." (QS An Nahl: 38)
Pada hari
kebangkitan atau Yaumul Baas, semua manusia yang mati akibat terjadi kiamat
kubra, baik karena kematian biasa, karena musibah kebakaran, karena pesawat
jatuh, atau yang mati dan hancur serta hilang jasadnya, semua akan dibangkitkan
dan tidak akan terlewat meskipun hanya seorang. Sebagaimana firman Allah.
Artinya:
"Dan dia membuat perumpamaan bagi Kami dan dia lupa kepada kejadiannya,
is berkata, "Siapakah yang dapat menghidupkan tulang belulang yang telah
hancur luluh?"Katakanlah, "la akan dihidupkan oleh Tuhan yang
menghidupkannya kali yang pertama. Dan Dia sangat mengetahui tentang segala
makhluk." (QS Yasin: 78-79)
2.
Yaumul
Hasyr (Alam Mahsyar)
Hasyr atau Mahsyar adalah suatu tempat
di akhirat yang sangat luas. Yaumul Hasyr merupakan saat terjadinya peristiwa
di mana semua makhluk, terutama manusia dikumpulkan dan akan dihisab serta
diberi keputusan oleh Allah tentang semua amalan yang dikerjakan ketika hidup
di dunia.
Mahsyar terjadi
setelah manusia dibangkitkan dari kematian. Di tempat itulah manusia akan
merasa berat dan lama menanti pengadilan dari Allah yang Maha kuasa. Pada hari
itu, semua manusia dikumpulkan dan diadili oleh Allah swt. dengan
seadil-adilnya. Hari itu juga disebut hari pembalasan yang hakiki. Allah swt.
berfirman
Artinya:
"Dan (ingatlah) hari yang di waktu itu Kami menghimpun semuanya,
kemudian Kami berkata kepada orang-o rang musyrik, "Di manakah
sembahan-sembahan kamu yang dulu kamu katakan (sekutu-sekutu Kami)?"
(QS Al An'am: 22)
3.
Yaumul
Hisab
Yaumul Hisab adalah hari perhitungan
semua amal perbuatan baik maupun buruk manusia selama hidup di dunia. Sekalipun
sebesar zarrah amalan manusia tidak akan lepas dari perhitungan Allah swt, Pada
hari itu, manusia tidak akan bisa mengelak dan berbohong dari segala amal
perbuatannya karena semua anggota badan akan menjadi saksi atas segala
perbuatannya. Sekalipun manusia telah lupa, tetapi Allah swt. Maha Mengetahui
atas segala amal perbuatan manusia sebagaimana firman-Nya.
Artinya:
“Pada hari ketika mereka dibangkitkan Allah swt. semuanya, lalu
diberitakan-Nya kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Allah
mengumpulkan (mencatat) amal perbuatan itu, padahal mereka telah melupakannya.
Dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu." (QS Al Mujadilah: 6)
Kondisi manusia pada hari itu tergantung
pada aural perbuatannya selama di dunia. Bagi mereka yang selama di dunia
terbiasa melakukan amal kebajikan dan ibadah, mereka akan merasakan bahwa
perhitungan itu amat mudah dan cepat.
Sebaliknya, bagi
mereka yang terbiasa berbuat maksiat, menipu, korupsi, memakan harta anak
yatim, tidak mendirikan salat, puasa, zakat, dan amal-amal lainnya, mereka akan
diliputi kekecewaan dan penyesalan yang tiada tara. Hat itu dinyatakan Allah
dalam Al Quran sebagai berikut.
Artinya:
Adapun orang yang diberikan kitab di sebelah kanannya, maka dia akan
diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah." (QS Al Insyiqaq: 7-8)
Artinya:
“Adapun orang yang diberi kitab di sebelah kirinya, maka dia berkata,
"Wahai alangkah baiknya kiranya tidak diberikan kepada kitab-Ku
(ini)." (QS Al Haqqah: 25)
4.
Mizan
(Timbangan)
Mizan adalah
timbangan amal. Maksudnya, setiap amal manusia akan ditimbang agar diketahui
secara yakin dan pasti tentang amal baik dan aural buruknya. Penimbangan itu
dilakukan dengan seadil-adilnya tanpa ditambah atau dikurangi sedikit pun.
Allah swt. berfirman.
Artinya:
“Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari kiamat, maka tiadalah
dirugikan seseorang barang sedikitpun. Dan jika (amalnya itu) hanya seberat
biji sawi pun, Kami pasti mendatangkan (pahalanya). Dan cukuplah Kami sebagai
pembuat perhitungan." (QS Al Anbiya: 47)
Kemudian Allah juga
berfirman.
Artinya:
“Dan ada pun orang-orang yang berat timbangan (kebaikannya), maka dia berada
dalam kehidupan yang memuaskan. Dan ada pun orang yang ringan timbangan
(kebaikannya), maka tempat kembalinya adalah Neraka Hawiyah. " (QS Al
Qariah: 6-9)
5.
Surga
dan Neraka
Surga adalah suatu tempat di mana segala
kenikmatan hakiki disediakan Allah swt. khusus untuk orang-orang yang beriman
dan beramal saleh. Kenikmatan, keindahan, dan kemegahannya sulit digambarkan
karena belum pernah dilihat oleh mata atau didengar oleh telinga. Semua itu
hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang tunduk dan patuh pada aturan-aturan
Allah. Mereka itulah orang-orang yang beruntung karena bagi mereka disediakan
surga yang penuh dengan kebahagiaan dan kesempurnaan. Allah swt. berfirman.
Artinya:
"Balasan mereka di sisi Tuhan mereka ialah Surga Adn yang mengalir di
bawabnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah rida
terhadap mereka dan mereka pun rida kepada-Nya. Yang demikian itu adalah
(balasan) bagi orang-orang yang takut kepada Tuhannya. " (QS Al
Bayyinah: 8)
Dalam berbagai keterangan Al Quran,
surga memiliki berbagai macam tingkatan. Orang-orang yang beriman menempatinya
sesuai dengan tingkatan keimanan dan ketakwaan mereka pada Allah swt. Nama-nama
surga itu antara lain Surga Firdaus, Surga Nai'm, Surga Ma'wa, Surga Adn, Surga
Khulud, Surga Darussalam, dan Darul Maqamah.
Adapun neraka merupakan tempat terakhir
yang terburuk dan paling berat disediakan bagi orang-orang kafir, musyrik,
fasik, ingkar, dan durhaka kepada Allah swt. Mereka akan kekal di dalamnya
dengan penuh kesengsaraan dan azab yang sangat dahsyat. Setiap saat dan setiap
detik mereka selalu berhadapan dengan azab dan siksa yang pedih. Firman Allah
swt.
Artinya:
"Orang-orang kafir dibawa ke Neraka Jahanam dalam rombongan-rombongan.
Sehingga apabila mereka sampai ke neraka itu, dibukakanlah pintu pintunya dan
berkatalah kepada mereka penjaga penjaganya, 'Apakah belum pernah datang
kepadamu rasul-rasul di antaramu yang membacakan kepadamu ayat-ayat Tuhanmu dan
memperingatkan kepadamu akan pertemuan dengan hari ini?" Mereka menjawab,
“Benar (telah datang)." Tetapi telah pasti berlaku ketetapan azab terhadap
orang-orang yang kafir." (QS Az Zumar: 71)
Neraka juga memiliki tingkatan seperti
surga, antara lain Neraka Jahanam, Neraka Laza, Neraka Saqar, Neraka Sa'ir,
Neraka Hutamah, Neraka Wail, dan Neraka Hawiyah.
DISKUSI
Di
dunia ini, terkadang kita menyaksikan orang-orang yang melakukan ibadah dengan tekun,
ttapi hidup dalam kemiskinan. Sebaliknya, orang yang kafir atau zalim hidup
dalam kondisi serba berlebihan. Jelaskanlah mengenai fenomena ini apabila
dikaitkan dengan pembalasan kelak di hari akhirat! Apakah Anda yakin mengenai
keadilan di dalam perhitungan amal perbuatan? Jelaskanlah!
F. Perilaku Cerminan Iman kepada Hari Akhir
Tanpa menerapkan dalam kehidupan
sehari-hari, keimanan kepada hari akhir tidak akan mendapatkan nilai yang
maksimal bagi seseorang atau manfaat bagi lingkungannya. Dengan demikian,
menunjukkan perilaku yang sesuai sebagai cerminan terhadap keimanan tersebut
mutlak diperlukan. Beberapa perilaku tersebut antara lain sebagai berikut.
1.
Melakukan
segala pekerjaan yang positif dengan hati riang dan ikhlas.
2.
Meneladani
perilaku terpuji dari siapa pun tanpa memandang latar belakangnya dan berusaha
menerapkan dalam diri pribadi.
3.
Takut
untuk melakukan dosa dan maksiat karena kita tidak pernah mengetahui kedatangan
hari kiamat tersebut.
4.
Segera
bertobat apabila melakukan kesalahan dan segera berusaha memperbaikinya.
5. Tidak ragu untuk
menolong orang yang kesusahan karena Allah pasti akan membalasnya. Apabila
tidak di dunia ini, Allah pasti akan memberikannya tanpa kecuali.
6.
Allah
Maha tahu segala hal, termasuk dalam memberikan yang terbaik bagi kehidupan
hamba-Nya. Dengan demikian kita harus selalu berhusnuzzan (berprasangka balk)
terhadap-Nya.
7.
Mampu
memilih prioritas pekerjaan yang memiliki lebih banyak manfaatnya dan bernilai
ibadah.
8.
Senantiasa
berhati-hati dalam melakukan suatu perbuatan karena Allah Maha Melihat dan Maha
Menilai.
9.
Senantiasa
berusaha bersikap adil karena hal tersebut akan diperhitungkan di akhirat
kelak.
10.
Takut
untuk melakukan dosa dan kesalahan karena Allah tidak akan melewatkan
penilaian-Nya sedikit pun.
11.
Senantiasa
berniat bahwa segala aural ibadah dilakukan dengan ikhlas dan mengharapkan rida
Allah swt.
12.
Melakukan
kebajikan dan ibadah semaksimal mungkin sesuai kemampuan karena hal tersebut
akan menjadi tabungan atau bekal di akhirat.
13.
Yakin
bahwa sekecil apa pun perbuatan ada balasannya di akhirat sehingga tidak merasa
sombong atas suatu prestasi ataupun berkecil hati apabila mendapatkan perlakuan
tidak adil.
14.
Berikhtiar
untuk meraih sesuatu karena beramal di dunia merupakan ladangnya akhirat yang
akan dipetik panennya.
15.
Tidak
larut dalam kehidupan duniawi, tetapi mencintai dunia sekadar untuk beramal
demi akhirat.
16.
Menyadari
bahwa hidup di dunia hanya sebentar sehingga berlomba-lomba untuk melakukan
kebaikan sebanyak-banyaknya.
17.
Apabila
telah melakukan perbuatan buruk, hendaknya segera bertobat dan mengiringinya
dengan berbuat baik agar di akhirat tidak menjadi orang yang merugi.
TUGAS
Bersama kelompokmu, carilah sebuah artikel atau
tulisan di koran, majalah, atau buku yang membahas tentang hari kiamat! Melalui
buku tersebut, buatlah analisa mengenai sikap yang harus kita persiapkan dalam
menghadapi peristiwa kiamat tersebut terkait dengan aktivitas kehidupan
sehari-hari saat ini!
catatan :
yang perlu disalin adalah
- fungsi beriman kepada hari akhir
- hikmah beriman kepada hari akhir
- macam macam kiamat
- nama nama hari yang terjadi pada hari kimat
- perilaku yang tercermin pada iman kepada hari kahir
- lengkapi dengan ayat alqur'an disetiap menemukan tulisan arti ayat...
- tidak semua tulisan disalin, akan tetapi berusahalah menyimpulkan atau mengambil pokok kalimat yang disampaikan, agar catatan lebih efektif...
Langganan:
Postingan (Atom)